Program Studi Proteksi Tanaman Unsyiah

Alamat: Gedung Fakultas Pertanian Lama, Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee, Darussalam, Banda Aceh, 23111

Sejarah Program Studi Proteksi Tanaman

IMG 20170428 154708Program Studi Proteksi Tanaman telah berdiri sejak tahun 1979, yang menjabat sebagai Ketua Program Studi adalah  Ir. Azwir Mirin, dengan Sekretaris Ir. Masra Rahim. Tahun 1981-1983 Ketua Program Studi Proteksi Tanaman dijabat oleh Ir. Masra Rahim dengan Sekretarisnya Ir. Basyir Ahmad, MP. Tahun 1983-1985 Program Studi Proteksi Tanaman berubah nama menjadi Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan dengan Ketua Jurusannya di jabat oleh Ir. Azwir Mirin dan Sekretaris Ir. Mawardi Nur, SU. Tahun 1985-1988 Ketua Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan di Jabat oleh Ir. Mawardi Nur, SU dan Sekretarisnya Ir. Hassanuddin, MS. Tahun 1988-1991 Ketua Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan dijabat oleh Ir. Mawardi Nur, SU dan Sekretarisnya Ir. Hasanuddin, MS. Tahun 1991-1994 Ketua Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan di Jabat oleh Ir. Hasanuddin dengan Sekretarisnya Ir. Jauharlina,M.Si. Tahun 1994-1998 Jabatan Ketua Jurusan Hama dipimpin oleh Dr. Ir. Alfizar, DAA dengan Sektretarisnya Dr. Ir. Husni, M.Agric. Sc. Tahun 1999-2002 Ketua Jurusan dijabat oleh Dr. Ir. Husni,M. Agric,Sc dengan Sekretaris Jurusan Ir.Alfian Rusdy.MP. Tahun 2002-2005 Ketua Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan dijabat oleh Dr. Ir. Husni, M.Agric. Sc dan Sekretarisnya Dr. Ir.Sapdi, M.Si. Tahun 2005-2008 Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan di Jabat oleh Dr. Ir. Sapdi, M.Si dengan Sekretaris Ir. Tjut Khamzurni, MP. Tahun 2008 Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan bergabung bersama dengan dua Jurusan lain (Agronomi dan Ilmu Tanah) dan atas Instruksi Dikti di gabung menjadi Program Studi Agroteknologi yang terbagi atas 3 (tiga) bidang minat, yaitu agronomi, Ilmu Tanah dan Perlindungan Tanaman (Proteksi Tanaman) dengan ketua bidang minat Ir. Gina Erida, M.Si (2008-2015). Berdasarkan instruksi dari Ristek Dikti SK. Nomor 187/KPT/I/2015, maka pada tahun Tahun 2015 bidang minat  Hama dan Penyakit Tumbuhan kembali kembali aktif dengan Nomenklatur yang dikeluarkan oleh DIKTI menjadi Program Studi Proteksi Tanaman. Bidang minat perlindungan tanaman yang bernaung di bawah Program Studi Agroteknologi dengan sepenuhnya kembali menjadi Program Studi Proteksi Tanaman dan kembali menerima mahasiswa baru sejumlah 30 Mahasiswa/I, dengan ketua Program Studi Dr. Muhammad Sayuthi, SP.,MP dan sekretarisnya Ir. Buni Amin, M.Agric.Sc (2016-2020).

              Hingga saat ini lulusan dari Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan (Terkareditasi B), dan telah disesuaikan nama jurusan menjadi Program Studi Proteksi Tanaman (sesuai dengan aturan dikti). Umumnya lulusan dari prodi ini dari setiap angkatan sejak tahun 1979 telah  bekerja pada berbagai Instansi Pemerintah dan Swasta. Terkait dengan meningkatnya Global Warming permasalahan Hama dan Penyakit tanaman semakin meningkat, sehingga dibutuhkan tenaga Ahli yang dapat menangani permasalahan hama dan penyakit tanaman dalam upaya melindungi tanaman dari gangguan organsime pengganggu tanaman (OPT). Program Studi Proteksi Tanaman merupakan salah satu Program Studi yang akan mengalami banyak pekerjaan untuk mengelola hama dan penyakit pada tanaman budidaya dalam rangka menjaga kedaulatan pangan. Terkait dengan Global Warming, maka permasalahan hama dan penyakit pada tanaman budidaya semakin meningkat sehingga peluang pekerjaan bagi alumni proteksi tanaman sangat besar untuk menyelesaikan masalah tersebut. ­­­